Sabtu, 02 November 2013

Kuasa Lidah

DOSA KARENA LIDAH



* Yakobus 3
3:1 Saudara-saudaraku, janganlah banyak orang di antara kamu mau menjadi guru; sebab kita tahu, bahwa sebagai guru kita akan dihakimi menurut ukuran yang lebih berat.
3:2 Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.
3:3 Kita mengenakan kekang pada mulut kuda, sehingga ia menuruti kehendak kita, dengan jalan demikian kita dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.
3:4 Dan lihat saja kapal-kapal, walaupun amat besar dan digerakkan oleh angin keras, namun dapat dikendalikan oleh kemudi yang amat kecil menurut kehendak jurumudi.
3:5 Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapapun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar.
3:6 Lidahpun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka.
3:7 Semua jenis binatang liar, burung-burung, serta binatang-binatang menjalar dan binatang-binatang laut dapat dijinakkan dan telah dijinakkan oleh sifat manusia,
3:8 tetapi tidak seorangpun yang berkuasa menjinakkan lidah; ia adalah sesuatu yang buas, yang tak terkuasai, dan penuh racun yang mematikan.
3:9 Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah,
3:10 dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi.
3:11 Adakah sumber memancarkan air tawar dan air pahit dari mata air yang sama?
3:12 Saudara-saudaraku, adakah pohon ara dapat menghasilkan buah zaitun dan adakah pokok anggur dapat menghasilkan buah ara? Demikian juga mata air asin tidak dapat mengeluarkan air tawar.


1. MENGENDALIKAN LIDAH


Tubuh kita yang sebesar ini ternyata di bawah pengaruh lidah. Firman Tuhan yang termuat dalam surat Yakobus ini juga menyatakan pada kita bahwa lidah memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan hidup kita.
Dengan jelas firman Tuhan ini berbicara pada kita, bahwa segala sesuatu yang menentukan dalam hidup kita itu ditentukan oleh perkataan-perkataan yang kita keluarkan dari mulut kita sendiri. Mari kita pelajari pengajaran dari Yakobus 3 ini :

A. GURU

* Yakobus 3 :1
3:1 Saudara-saudaraku, janganlah banyak orang di antara kamu mau menjadi guru; sebab kita tahu, bahwa sebagai guru kita akan dihakimi menurut ukuran yang lebih berat.


Ada 2 penafsiran tentang apa yang dimaksud dengan ‘guru’ di sini:

1. Guru berarti pengajar Firman Tuhan/ Orang yang mengenal Tuhan.
2. Guru bisa juga berarti “orang yang suka menghakimi / mengkritik”

Guru dianggap sebagai orang yang mengetaui sesuatu lebih dari orang lain (anak didiknya). Maka Guru dianggap sebagai sosok yang pengetahuannya lebih. Orang yang dianggap sebagai guru dalam kekristenan, tentu saja mereka adalah orang-orang yang mengerti tentang Firman Allah lebih dari orang lain.

Namun Guru dalam artian lain bisa sebagai orang yang suka menggurui seringkali memberikan kritikm saran dan teguran kadang-kadang mereka melakukannya pada saat yang tidak tepat dan ditempat yang tidak tepat.

Seorang pengajar Firman Allah akan dihakimi lebih berat karena mereka tahu lebih banyak tentang Firman Allah :


*Lukas 12:47-48
12:47 Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan.
12:48 Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut."

Orang yang sok menggurui, dalam artian suka mengkritik, perhatikan ayat 1 dan 2


*Yakobus 3
3:1 Saudara-saudaraku, janganlah banyak orang di antara kamu mau menjadi guru; sebab kita tahu, bahwa sebagai guru kita akan dihakimi menurut ukuran yang lebih berat.
3:2 Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

Menghakimi orang lain dengan adil adalah sukar sekali, kita banyak sekali menghakimi orang dengan mulut kita tanpa mengetahui keadaaan sebenarnya dan semua akan mengarah kepada gosip yang sangat merugikan orang lain

* Matius 7:1-5
7:1 "Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi.
7:2 Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.
7:3 Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?
7:4 Bagaimanakah engkau dapat berkata kepada saudaramu: Biarlah aku mengeluarkan selumbar itu dari matamu, padahal ada balok di dalam matamu.
7:5 Hai orang munafik, keluarkanlah dahulu balok dari matamu, maka engkau akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan selumbar itu dari mata saudaramu."


* Roma 2:1-3
2:1 Karena itu, hai manusia, siapapun juga engkau, yang menghakimi orang lain, engkau sendiri tidak bebas dari salah. Sebab, dalam menghakimi orang lain, engkau menghakimi dirimu sendiri, karena engkau yang menghakimi orang lain, melakukan hal-hal yang sama.
2:2 Tetapi kita tahu, bahwa hukuman Allah berlangsung secara jujur atas mereka yang berbuat demikian.
2:3 Dan engkau, hai manusia, engkau yang menghakimi mereka yang berbuat demikian, sedangkan engkau sendiri melakukannya juga, adakah engkau sangka, bahwa engkau akan luput dari hukuman Allah?


B. BAHAYA LIDAH

Lidah itu kecil, tetapi pengaruhnya sangat besar :

* Yakobus 3:5
Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapapun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar.

Yakobus menggambarkan lidah itu kuat, seperti kekang pada mulut kuda dan bisa mengendalikan kuda itu untuk menuruti kemauan kita.

*Yakobus 3:3
Kita mengenakan kekang pada mulut kuda, sehingga ia menuruti kehendak kita, dengan jalan demikian kita dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

Yakobus memberikan ilustrasi kepada kita ; kapal air yang amat besar sekalipun arah dan tujuannya itu ditentukan hanya oleh kemudinya yang amat kecil. Demikian juga dengan lidah kita, bagian yang kecil dari tubuh kita itu sanggup membuat perkara besar yang menentukan nasib manusia.

*Yakobus 3:4
Dan lihat saja kapal-kapal, walaupun amat besar dan digerakkan oleh angin keras, namun dapat dikendalikan oleh kemudi yang amat kecil menurut kehendak jurumudi.


C. LIDAH BAGAIKAN API

Api itu panas, demikian juga lidah. Api bisa merusak dan menghancurkan. Gosip dan firnah bisa merusakkan hubungan dengan orang lain. Kata-kata kasar akan terasa panas ditelinga bagaikan api. Gosip akan menjalar dengan cepat bagaikan api yang menghanguskan.

*Yakobus 3: 5B-6
3:5b …. Lihatlah, betapapun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar.
3:6 Lidahpun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka.


D. LIDAH SANGAT BUAS

Yakobus mengatakan bahwa semua binatang bisa dijinakkan dan telah dijinakkan oleh manusia, tetapi tidak ada orang yang bisa menjinakkan lidahnya sendiri! Lidah itu adalah sesuatu yang buas, yang tak terkuasai, dan penuh dengan racun yang mematikan!

* Yakobus 3:7-8
3:7 Semua jenis binatang liar, burung-burung, serta binatang-binatang menjalar dan binatang-binatang laut dapat dijinakkan dan telah dijinakkan oleh sifat manusia,
3:8 tetapi tidak seorangpun yang berkuasa menjinakkan lidah; ia adalah sesuatu yang buas, yang tak terkuasai, dan penuh racun yang mematikan.


E. PENGGUNAAN LIDAH

Pergunakan lidahmu untuk memuliakan Allah. Kuasai hatimu dan berkata-katalah yang memberikan berkat bagi orang lain. Kita arus konsisten dalam menggunakan lidah Sama seperti sebuah pohon tidak mungkin mengeluarkan 2 jenis buah, dan sebuah mata air tidak mungkin mengeluarkan air tawar dan air asin. Kita tidak boleh sebentar menggunakan lidah kita untuk Tuhan, tetapi kemudian mengeluarkan kata-kata kutuk dan caci-maki.

* Yakobus 3:9-12
3:9 Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah,
3:10 dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi.
3:11 Adakah sumber memancarkan air tawar dan air pahit dari mata air yang sama?
3:12 Saudara-saudaraku, adakah pohon ara dapat menghasilkan buah zaitun dan adakah pokok anggur dapat menghasilkan buah ara? Demikian juga mata air asin tidak dapat mengeluarkan air tawar.

Dimanapun anda berada, kuasai lidahmu!


F. HIDUP MATI DIKUASAI LIDAH

Perhatikan ayat dibawah ini :

* Yakobus 3:2b
Barangsiapa tidak bersalah dalam berkataannya, ia adalah orang sempurna, yang juga dapat mengendalikan seluruh tubuhnya.

* Amsal. 18:21
Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar